Mesum, Guru Digerebek Warga

Dunia pendidikan kembali tercoreng. Warga menggerebek seorang oknum guru bernama Wiwik Setiani, 41, warga Dusun Pasembon, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo dini hari kemarin (27/2). Dia tertangkap basah sedang berduaan dengan Didik Susanto, 49, warga Perum Kebalenan Banyuwangi.

Saat digerebek warga, Didik sedang telanjang bulat. Warga yang sudah emosi, langsung menghajarnya hingga babak belur. Pasangan itu selanjutnya diserahkan ke Polsek Bangorejo.

Hubungan oknum guru SDN dengan Didik sebenarnya sudah lama diketahui warga. Para tetangga juga sudah lama ingin menggerebek mereka. "Wiwik dan Didik itu sudah lama pacaran," ujar Karianto, suami Wiwik.

Karianto mengaku rumah tangganya terancam bubrah dengan hadirnya orang ketiga tersebut. Sejak dua bulan lalu, bapak satu anak itu diusir oleh istrinya. "Kami sekarang sedang pisah ranjang, saya diusir dari rumah," ungkapnya.

Dalam keterangannya pada polisi, Didik mengaku masuk lewat pintu belakang rumah Wiwik itu sekitar pukul 21.00. Keduanya kemudian duduk di ruang tamu. "Lalu kami masuk ke kamar," katanya.

Di dalam kamar rumah itu, mereka juga melakukan hubungan layaknya suami istri. "Kami sempat hubungan satu kali," ujar Didik saat diperiksa polisi.

Pengakuan Didik itu dibantah oleh Wiwik. Pada polisi yang memeriksanya, oknum guru SDN itu mengaku tidak sampai melakukan hubungan badan di dalam kamar. Yang dilakukan di kamar hanya bercumbu. "Kami hanya ciuman," ujarnya.

Kepada polisi, Wiwik mengaku menjalin hubungan khusus dengan Didik ini sejak November 2009 lalu. Selama ini, dirinya memang sering ketemu dan hubungan melalui handphone (HP). "Kalau melakukan perbuatan ini di kamar rumah, hanya sekali ini," jelasnya.

Tidak jelas, pengakuan siapa yang benar. Yang pasti, saat beberapa warga menggedor pintu rumahnya, Wiwik hanya mengenakan daster saat keluar membukakan pintu. "Di kamar, warga menemukan Didik masih telanjang," ujar Kapolsek Bangorejo AKP Hery Purnomo melalui Kanitreskrim Aiptu Karjono.

Warga yang sebagian sudah emosi, akhirnya menyeret Didik keluar dari kamar. Selanjutnya, warga menghajar Didik hingga terluka di dahi, hidung, sekitar mata, dan tangannya. "Warga yang menggerebek banyak sekali," ujar Aiptu Karjono.




http://jawapos.co.id/radar/index.php?act=showpage&rkat=6

Berita Mesum Lainnya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar